Ingin suasana ruangan berubah drastis tanpa renovasi besar dan biaya mahal? Wallpaper dinding bisa menjadi solusi praktis yang memberikan efek visual instan. Dengan motif, warna, dan tekstur yang beragam, wallpaper mampu menghidupkan ruang tamu, kamar tidur, hingga ruang kerja dalam waktu singkat.
Kabar baiknya, memasang wallpaper tidak selalu harus menggunakan jasa profesional. Dengan persiapan yang tepat dan teknik yang benar, Anda bisa melakukannya sendiri di rumah. Namun sebelum mulai, penting untuk memahami manfaatnya, mengenali jenis materialnya, dan mengetahui langkah pemasangan yang tepat agar hasilnya rapi dan tahan lama.
Manfaat Memasang Wallpaper Dinding

Wallpaper bukan sekadar elemen dekoratif. Penggunaannya memiliki berbagai manfaat yang membuatnya semakin populer dalam desain interior modern.
1. Mengubah Suasana Ruangan Secara Instan
Salah satu keunggulan utama wallpaper adalah kemampuannya mengubah suasana ruangan dengan cepat. Jika cat dinding cenderung polos, wallpaper menawarkan beragam pilihan motif seperti geometris modern, floral elegan, hingga tekstur menyerupai batu, kayu, atau kain. Dengan variasi desain tersebut, Anda bisa menyesuaikan tema interior tanpa perlu mengganti furnitur secara keseluruhan.
2. Menyamarkan Ketidaksempurnaan Dinding
Selain mempercantik ruangan, wallpaper juga mampu menyembunyikan ketidaksempurnaan dinding. Retak halus, noda, atau permukaan yang kurang rata dapat tersamarkan, terutama jika menggunakan wallpaper bertekstur tebal. Meski demikian, kondisi dinding tetap perlu dipersiapkan dengan baik agar hasil akhirnya maksimal dan tidak mudah terkelupas.
3. Proses Pemasangan Lebih Cepat
Dari sisi waktu pengerjaan, pemasangan wallpaper relatif lebih cepat dibandingkan proses pengecatan yang membutuhkan beberapa lapis dan waktu pengeringan. Setelah terpasang dengan benar, ruangan dapat langsung terlihat rapi dan siap digunakan kembali tanpa harus menunggu lama.
4. Fleksibilitas Mengikuti Tren Interior
Wallpaper juga memberikan fleksibilitas dalam mengikuti tren interior. Jika suatu saat Anda ingin mengubah suasana ruangan, wallpaper dapat dilepas dan diganti dengan motif baru tanpa renovasi besar. Hal ini menjadikannya pilihan ideal bagi Anda yang gemar memperbarui tampilan rumah secara berkala.
5. Daya Tahan dan Perawatan yang Mudah
Daya tahan wallpaper pun cukup baik, terutama jika menggunakan material berkualitas dan dipasang dengan teknik yang tepat. Beberapa jenis bahkan tahan terhadap kelembapan serta mudah dibersihkan, sehingga cocok untuk berbagai area dalam rumah.
Jenis Wallpaper Dinding Berdasarkan Materialnya

Sebelum membeli wallpaper, penting untuk memahami jenis materialnya karena setiap jenis memiliki karakteristik berbeda yang memengaruhi daya tahan dan kemudahan pemasangan.
1. Wallpaper Kertas
Wallpaper kertas merupakan jenis yang paling umum dan biasanya memiliki harga lebih terjangkau. Motifnya beragam dan tampilannya ringan sehingga cocok untuk kamar tidur atau ruang keluarga. Namun, jenis ini kurang tahan terhadap air dan lebih mudah sobek, sehingga tidak disarankan untuk area yang lembap.
2. Wallpaper Vinyl
Wallpaper vinyl memiliki lapisan plastik tipis di permukaannya yang membuatnya lebih kuat dan tahan air. Jenis ini lebih mudah dibersihkan dan cocok untuk dapur atau ruangan yang berisiko terkena noda. Walaupun harganya sedikit lebih tinggi dibanding wallpaper kertas, ketahanannya membuatnya menjadi pilihan favorit banyak orang.
3. Wallpaper Non-Woven
Wallpaper non-woven terbuat dari campuran serat alami dan sintetis yang memberikan daya tahan lebih baik. Material ini tidak mudah sobek dan relatif mudah dipasang. Selain itu, wallpaper non-woven lebih stabil terhadap perubahan suhu sehingga tidak mudah mengerut atau mengembang. Keunggulan lainnya adalah kemudahan saat dilepas, sehingga cocok bagi Anda yang ingin sering mengganti desain.
4. Wallpaper Tekstil
Wallpaper tekstil menawarkan tampilan yang lebih mewah karena menggunakan bahan kain atau serat alami pada permukaannya. Teksturnya unik dan memberikan kesan elegan, terutama pada ruang formal. Namun, jenis ini membutuhkan perawatan ekstra dan memiliki harga yang relatif lebih tinggi dibanding jenis lainnya.
5. Wallpaper Foam atau Emboss
Ada pula wallpaper foam atau emboss yang memiliki tekstur timbul dan memberikan efek tiga dimensi. Jenis ini efektif untuk menyamarkan ketidaksempurnaan dinding sekaligus menciptakan aksen visual yang menarik. Biasanya wallpaper ini digunakan pada satu sisi dinding sebagai focal point dalam ruangan.
Cara Memasang Wallpaper Dinding dengan Mudah dan Profesional

Agar hasil pemasangan terlihat rapi dan tahan lama, prosesnya harus dilakukan secara sistematis dan teliti.
1. Persiapan Permukaan Dinding
Langkah pertama adalah mempersiapkan permukaan dinding. Bersihkan seluruh bagian dinding dari debu dan kotoran, lalu tutup retakan kecil menggunakan plamir. Pastikan dinding benar-benar kering sebelum pemasangan dimulai. Permukaan yang rata dan bersih akan membantu wallpaper menempel sempurna tanpa gelembung.
2. Pengukuran dan Pemotongan yang Akurat
Selanjutnya, ukur tinggi dinding secara akurat menggunakan meteran. Tambahkan sedikit cadangan pada bagian atas dan bawah untuk mengantisipasi kesalahan potong. Saat memotong wallpaper, perhatikan pola motif agar sambungan antar lembar tetap sejajar dan tidak terlihat terputus.
3. Pemilihan dan Aplikasi Lem yang Tepat
Pemilihan dan penggunaan lem juga harus disesuaikan dengan jenis wallpaper. Untuk wallpaper kertas, biasanya lem dioleskan pada bagian belakang kertas. Sementara pada wallpaper non-woven, lem cukup diaplikasikan langsung ke dinding. Oleskan lem secara merata agar tidak ada bagian yang kurang menempel.
4. Teknik Pemasangan yang Rapi
Saat memasang, tempelkan wallpaper dari bagian atas ke bawah secara perlahan. Gunakan alat perata atau kain bersih untuk menekan permukaan dan mengeluarkan udara yang terjebak. Jika muncul gelembung, dorong perlahan ke arah tepi hingga rata. Pastikan setiap lembar terpasang lurus dengan bantuan waterpass agar tidak miring.
5. Menyambung dan Merapikan Lembar Berikutnya
Setelah satu lembar selesai, lanjutkan ke lembar berikutnya dengan memastikan motif tersambung dengan presisi. Gunakan cutter tajam untuk merapikan bagian atas dan bawah agar hasilnya bersih dan profesional. Kerjakan dengan hati-hati agar tidak merusak pola atau permukaan wallpaper.
6. Pemeriksaan dan Pengeringan Akhir
Setelah semua terpasang, lakukan pemeriksaan menyeluruh. Pastikan tidak ada gelembung udara, sambungan terbuka, atau sisa lem yang tertinggal. Bersihkan sisa lem menggunakan kain lembap dan biarkan wallpaper mengering secara alami tanpa paparan angin berlebihan.
Pemasangan wallpaper dinding memang bisa melakukannya secara mandiri. Namun, agar hasilnya memuaskan maka perlu menggunakan jasa tukang bangunan. Sekarang ini tersedia informasi menarik mengenai jasa tukang bangunan yang profesional dan berkualitas tinggi.
Untuk selengkapnya bisa tanya-tanya atau konsultasi melalui Whatsapp berikut ini.
Penutup
Memasang wallpaper dinding sendiri adalah cara praktis untuk mempercantik ruangan tanpa renovasi besar. Ketelitian dan persiapan yang matang menjadi kunci utama agar wallpaper terpasang sempurna dan memberikan tampilan baru yang menyegarkan bagi hunian Anda.










