Cara Perbaiki Plesteran Dinding Rontok

Cara Perbaiki Plesteran Dinding Rontok

Cara Perbaiki Plesteran – Dinding rumah yang plesterannya rontok tentu mengganggu pemandangan dan bisa menurunkan kekuatan struktur bangunan. Banyak orang mencari cara perbaiki plesteran dinding rontok yang tepat agar dinding kembali rapi tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Kabar baiknya, masalah ini sebenarnya bisa diatasi sendiri jika kerusakannya masih ringan hingga sedang.

Jadi, yuk simak artikel berikut ini sampai habis.

Penyebab Plesteran Dinding Rontok

Penyebab Plesteran Dinding Rontok

Sebelum memahami cara memperbaikinya, penting untuk mengetahui apa saja penyebab plesteran dinding bisa rontok. Dengan mengetahui sumber masalah, Anda bisa mencegah kerusakan serupa terjadi lagi di kemudian hari.

  • Campuran Tidak Tepat

Komposisi semen, pasir, dan air yang tidak seimbang sering menjadi penyebab utama. Terlalu banyak pasir membuat plesteran rapuh, sementara terlalu banyak air membuat daya rekatnya lemah.

  • Permukaan Dinding Tidak Dibersihkan

Debu, minyak, atau sisa cat lama dapat menghambat daya lekat plesteran baru ke dinding.

  • Kelembapan Berlebih

Dinding yang sering terkena rembesan air atau lembap terus-menerus akan membuat plesteran mudah mengelupas dan rontok.

  • Perubahan Suhu Ekstrem

Perubahan suhu yang drastis dapat menyebabkan pemuaian dan penyusutan material sehingga plesteran retak lalu rontok.

  • Usia Bangunan

Seiring waktu, material bangunan bisa mengalami penurunan kualitas, terutama jika tidak pernah dilakukan perawatan.

7 Cara Perbaiki Plesteran Dinding Rontok

7 Cara Perbaiki Plesteran Dinding Rontok

Memperbaiki plesteran dinding yang rontok sebenarnya tidak terlalu rumit jika dilakukan dengan langkah yang benar dan persiapan yang matang.

Berikut tujuh langkah praktis yang bisa Anda lakukan agar hasil perbaikan kuat, rapi, dan tahan lama.

1. Kelupas Seluruh Bagian yang Rusak

Langkah pertama dalam cara perbaiki plesteran adalah memastikan tidak ada bagian rapuh yang tersisa. Gunakan palu kecil dan pahat untuk mengelupas plesteran yang sudah retak, menggelembung, atau mudah lepas.

Jangan hanya memperbaiki bagian permukaan luarnya saja, karena sisa plester yang rapuh bisa menyebabkan tambalan baru ikut terlepas. Pastikan Anda mengelupas hingga menemukan lapisan yang benar-benar padat dan kokoh agar hasil perbaikan lebih awet.

2. Bersihkan dan Basahi Permukaan Dinding

Setelah bagian rusak dibersihkan, langkah berikutnya adalah menyiapkan permukaan agar siap menerima plester baru. Gunakan sikat kawat untuk menghilangkan debu, serpihan kecil, dan sisa material lama.

Debu yang tertinggal bisa membuat plester baru tidak menempel sempurna. Setelah itu, basahi permukaan dengan air secukupnya. Dinding yang sedikit lembap membantu adonan plester menempel lebih kuat dan tidak cepat kering sebelum melekat dengan baik.

3. Siapkan Campuran Plester yang Tepat

Kualitas campuran sangat menentukan keberhasilan cara perbaiki plesteran. Gunakan perbandingan umum satu bagian semen dan tiga bagian pasir halus bersih.

Pastikan pasir tidak mengandung tanah atau lumpur karena dapat mengurangi daya rekat. Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan memiliki tekstur yang pas, tidak terlalu encer dan tidak terlalu kental. Aduk hingga merata agar campuran homogen dan siap digunakan.

4. Gunakan Perekat Tambahan Jika Diperlukan

Untuk area yang sering lembap atau pernah mengalami kerusakan berulang, Anda bisa menambahkan cairan perekat khusus atau bonding agent ke dalam campuran. Bahan ini berfungsi meningkatkan daya rekat plester ke permukaan dinding lama.

Penggunaan perekat tambahan sangat disarankan pada dinding luar rumah atau area kamar mandi. Dengan daya lekat yang lebih kuat, risiko plesteran kembali rontok dapat diminimalkan secara signifikan.

5. Aplikasikan Plester Secara Bertahap dan Merata

Saat mulai menempelkan adonan, lakukan secara bertahap menggunakan cetok agar hasilnya lebih rapi. Tekan adonan ke permukaan dinding supaya benar-benar melekat dan tidak menyisakan rongga udara.

Pastikan ketebalan plester baru menyesuaikan dengan bagian dinding di sekitarnya agar tidak terlihat belang. Jika lubang cukup dalam, aplikasikan dalam dua tahap agar hasilnya lebih kuat dan tidak mudah retak saat mengering.

6. Ratakan dan Haluskan Permukaan

Setelah plester ditempelkan, gunakan roskam atau alat perata untuk menghaluskan permukaan. Gerakkan alat secara perlahan dan merata agar teksturnya seragam. Perhatikan sudut dan tepi dinding agar terlihat rapi dan menyatu dengan bagian lama.

Proses perataan ini penting untuk menghasilkan tampilan akhir yang halus dan siap dicat kembali setelah benar-benar kering. Permukaan yang rata juga mengurangi risiko retakan kecil di kemudian hari.

7. Lakukan Perawatan Agar Tidak Mudah Retak

Tahap akhir yang sering diabaikan adalah proses perawatan atau curing. Setelah plester mulai mengering, percikkan air secara ringan selama dua hingga tiga hari. Tujuannya agar proses pengerasan berjalan perlahan dan sempurna.

Jika dibiarkan kering terlalu cepat, plester bisa mengalami retak rambut. Jadi, perawatan sederhana ini sangat penting untuk perbaikan plesteran dinding agar hasilnya benar-benar kuat dan tahan lama.

Kapan Harus Menghubungi Tukang Profesional?

Kapan Harus Menghubungi Tukang Profesional

Meskipun banyak kasus kerusakan ringan bisa diperbaiki sendiri, ada kondisi tertentu yang memerlukan bantuan tenaga ahli.

Pertama, jika kerusakan terjadi di area yang luas dan menyebar. Kedua, bila plesteran rontok disertai retakan struktural pada dinding. Ketiga, jika penyebabnya adalah rembesan pipa bocor di dalam tembok. Dalam kondisi seperti ini, perbaikan sederhana tidak cukup dan bisa memperparah kerusakan jika ditangani tanpa keahlian.

Tukang profesional biasanya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada masalah struktural yang tersembunyi. Sehingga, solusi yang diberikan lebih tepat dan tahan lama.

Kami menyediakan jasa tukang bangunan yang dapat membantu Anda. Cukup menghubungi kami melalui kontak Whatsapp kami di bawah ini!

whatsapp tukang bangunan

Penutup

Plesteran dinding rontok bukan masalah yang sulit diatasi jika ditangani dengan tepat. Dengan memahami penyebab dan mengikuti cara perbaiki plesteran yang benar, Anda bisa mengembalikan kondisi dinding menjadi kuat dan rapi. Namun, untuk kerusakan berat, sebaiknya gunakan jasa profesional agar hasilnya lebih aman dan tahan lama. Semoga pembahasan di atas dapat bermanfaat dan sampai jumpa lagi dengan informasi menarik lainnya.