Pasang Plafon Gypsum Sendiri? Ini Caranya

Pasang Plafon Gypsum Sendiri? Ini Caranya

Pasang Plafon Gypsum – Banyak pemilik rumah atau bangunan yang mulai mencoba pasang plafon gypsum sendiri karena pekerjaan ini terlihat praktis.

Memang sebenarnya jika melihatnya saja prosesnya cukup sederhana. Hanya perlu rangka yang kuat, papan gypsum yang tepat, dan teknik sambungan yang rapi.

Akan tetapi tetap membutuhkan pemahaman yang jelas agar hasilnya tidak melengkung. Selain itu juga perlu mengenali langkah awal supaya pekerjaan berjalan cepat.

Jika memasang plafonnya sendiri, tidak jarang pemiliknya bisa menyesuaikan model plafon sesuai dengan kebutuhan ruangan.

Yang menjadikan banyak orang tertarik yaitu sebenarnya karena material gypsum mudah dalam pemotongannya.

Melalui artikel kali ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai cara memasang plafon dari bahan tersebut sendiri. Jadi, untuk lebih jelasnya bisa simak artikel berikut.

Cara Pasang Sendiri Plafon Gypsum

Cara Pasang Sendiri Plafon Gypsum

Pemasangan plafon dari material ini kini banyak penggunaannya oleh pemilik ruangan karena tampilannya rapi dan biaya relatif terjangkau.

Pengerjaannya sendiri relatif cepat jika tahu cara pemasangannya. Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa cara pasang plafonnya sendiri yaitu:

1. Persiapan Ukuran dan Pengukuran

Ukur ruangan lebih dulu dengan teliti agar rancangan plafon tepat. Selain itu tandai batas plafon pada dinding agar pemasangan lurus.

Kemudian hitung kebutuhan material berdasarkan ukuran agar bahan cukup.

2. Memilih Material Gypsum dan Rangka

Pilih papan gypsum berkualitas agar tahan retak dan lembap. Bisa memilih jenis hollow galvanis untuk rangka agar tidak berkarat.

Kemudian periksa ketebalan gypsum sesuai kebutuhan keindahan dan beban ruang.

3. Menentukan Tata Letak Rangka Utama

Pasang profile pinggir pada dinding sebagai penyangga. Gunakan waterpass agar profile rata dan sejajar. Kemudian buat tata letak hollow utama melintang atau memanjang sesuai desain.

4. Memotong dan Memasang Papan Gypsum

Ukur papan sesuai bidang lalu potong dengan pisau gypsum. Kemudian pastikan ujung potongan halus agar sambungannya rapat. Angkat papan ke rangka dan posisikan dengan rapi.

5. Teknik Menyambung dan Mendempul Sambungan

Tutup celah sambungan dengan pita joint agar retak minimal. Oleskan compound tipis pada sambungan sebanyak 2 kali.

Kemudian amplas sambungan setelah compound mengering agar permukaan rata. Ulangi dempul jika masih terlihat bekas sambungan.

6. Menyiapkan Area untuk Lampu dan Ventilasi

Tandai posisi lubang lampu sebelum pemasangan papan gypsum. Potong lubang sesuai ukuran fitting agar pas. Kemudian periksa kabel instalasi agar terpasang aman pada atas rangka.

Gunakan box lampu yang sesuai untuk menahan beban.

7. Finishing Permukaan dan Pengecatan

Aplikasikan primer dasar agar cat menempel lebih baik. Gunakan compound penghalus untuk lubang dan sekrup. Kemudian amplas permukaan sampai halus sebelum cat akhir.

Bersihkan permukaan dari debu sebelum pengecatan.

8. Pemeriksaan Akhir dan Perawatan Pasca Pemasangan

Periksa seluruh sambungan dan sekrup agar tidak longgar. Cek rata plafon dengan lampu datar untuk menemukan ketidaksempurnaan. Jangan lupa perbaiki retak kecil segera agar tidak melebar.

Pentingnya Alat Pelindung Diri pada Saat Pasang Plafon Gypsum Sendiri

Pentingnya Alat Pelindung Diri pada Saat Pasang Plafon Gypsum Sendiri

Memang dalam pemasangannya sendiri terlihat praktis, namun pekerjaan ini tetap mengandung risiko. Karena bisa saja bekerja di ketinggian sehingga jatuh bisa terjadi kapanpun.

Selain itu tidak jarang juga berhadapan dengan debu gypsum yang mudah sekali beterbangan. Berikut ini ada beberapa alasan penting alat pelindung diri pada saat pemasangan plafon gypsum sendiri yaitu:

1. Melindungi Mata dari Debu Gypsum

Bisa dengan memakai kacamata kerja agar debu tidak masuk ke mata. Selain itu kacamata membantu untuk melihat lebih jelas saat memotong papan.

2. Menjaga Pernapasan dari Serbuk Halus

Pakai masker agar tidak menghirup serbuk gypsum. Adanya masker menjaga pernapasan saat memotong rangka dan mengurangi risiko alergi debu.

3. Melindungi Tangan dari Sayatan dan Luka

Gunakan sarung tangan agar tangan tidak terluka saat memegang hollow. Selain itu sarung tangan membuat lebih kuat saat memegang papan. Kulit tidak tergores saat menggosok sambungannya.

4. Mengamankan Kepala dari Benda Jatuh

Pakai helm proyek agar kepala aman dari benturan. Helm sendiri melindungi saat papan gypsum tidak sengaja terlepas. Selain itu mencegah cedera ketika berdiri dekat rangka.

5. Meningkatkan Stabilitas Pijakan

Pakai saja sepatu kerja agar pijakan lebih kuat. Penggunaan sepatu sendiri mampu mencegah terpeleset saat menaiki tangga. Selain itu juga mampu menjaga kaki dari benda tajam pada lantai.

6. Melindungi Kulit dari Iritasi

Lebih baik pakai baju lengan panjang agar kulit tidak bersentuhan langsung dengan serbuk gypsum. Selain itu pakaian kerja melindungi tubuh saat mengangkat bagian rangka.

7. Menjaga Pendengaran dari Suara Alat

Bisa menggunakan pelindung telinga ketika memotong hollow. Adanya pelindung telinga menurunkan tingkat kebisingan.

Kenapa Sebaiknya Pasang Plafon Gypsum oleh Tukang Bangunan?

Kenapa Sebaiknya Pasang Plafon Gypsum oleh Tukang Bangunan?

Sebenarnya dalam pemasangan plafon sendiri membutuhkan teknik yang tepat agar hasilnya kuat dan rata.

Selain itu juga harus memahami struktur rangka pada ruangan tersebut. Berikut ini ada beberapa alasan tersendiri kenapa sebaiknya memasang plafon gypsum oleh tukang bangunan yaitu:

1. Tukang Bekerja Lebih Cepat

Tukang mampu memasang plafon dalam waktu lebih singkat karena mereka sudah terbiasa. Selain itu tukang memahami urutan kerja sehingga tidak membuang waktu.

2. Hasil sambungan lebih rapi

Tukang memiliki teknik sambungan yang membuat garis plafon lebih halus. Mereka tahu cara mengoles compound dengan benar agar permukaan rata.

3. Meminimalisir Kesalahan Konstruksi

Tukang mampu menilai kondisi rangka sebelum pemasangan. Mereka bisa memperbaiki struktur yang tidak rata.

4. Pemasangan Lampu dan Aksesori Lebih Presisi

Adanya tukang mengetahui cara membuat lubang lampu tanpa merusak papan. Mereka mampu mengatur posisi rangka agar lampu tersangga dengan baik.

5. Penggunaan Material Lebih Efisien

Tukang tahu cara memotong papan agar sisa material lebih sedikit. Selain itu mereka mampu menentukan jumlah rangka yang tepat.

6. Risiko Retak dan Melendut Lebih Kecil

Tukang tahu jarak ideal antar rangka agar papan tidak turun. Selain itu mampu mengatur ketegangan sambungan agar tidak cepat retak.

7. Alat Kerja Lebih Lengkap

Tukang biasanya memiliki alat yang sesuai standar. Karena alat yang tepat membuat pemasangan lebih akurat.

8. Memberikan Jaminan Pekerjaan

Biasanya tukang memberi garansi untuk pemasangan. Selain itu pengguna jasanya bisa meminta perbaikan jika ada masalah setelah selesai.

Penutup

Proses pemasangan plafon gypsum sendiri memang terlihat sederhana, namun tetap membutuhkan ketelitian agar plafonnya stabil.

Akan tetapi lebih baik memanggil jasa tukang jika ingin hasil rapi tanpa risiko. Sekarang ini tersedia informasi menarik mengenai jasa tukang bangunan yang profesional dan berkualitas tinggi.

Untuk selengkapnya bisa tanya-tanya atau konsultasi melalui Whatsapp berikut ini.