Ukuran Atap UPVC Double Mamuju – Kebutuhan akan material bangunan yang kuat, awet, dan nyaman semakin meningkat, khususnya di wilayah pesisir seperti Kota Mamuju. Salah satu produk yang banyak diminati saat ini adalah atap UPVC EcoRoof Double Layer. Selain dikenal tahan panas dan anti karat, atap ini juga tersedia dalam berbagai ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bangunan rumah maupun bangunan komersial.
Artikel ini akan membahas secara lengkap ukuran atap UPVC EcoRoof Double Layer Kota Mamuju, keunggulannya, serta tips memilih ukuran yang tepat agar pemasangan lebih efisien dan hasilnya maksimal.
Keunggulan Atap UPVC EcoRoof Double Layer

Atap UPVC EcoRoof Double Layer menjadi salah satu pilihan favorit untuk hunian dan bangunan komersial karena menawarkan banyak manfaat dibandingkan atap konvensional. Dengan teknologi dua lapisan dan material berkualitas, atap ini mampu memberikan kenyamanan sekaligus perlindungan jangka panjang. Berikut keunggulan utamanya:
1. Lebih Sejuk dan Tahan Panas
Desain double layer membantu mengurangi panas matahari yang masuk ke dalam bangunan. Lapisan udara di antara dua lapisan atap berfungsi sebagai isolator alami, sehingga suhu ruangan tetap terasa lebih sejuk meski cuaca sedang terik.
2. Redam Suara Hujan Lebih Baik
Berbeda dengan atap seng yang cenderung berisik saat hujan, atap UPVC EcoRoof Double Layer mampu meredam suara air hujan dengan baik. Hasilnya, suasana di dalam rumah atau bangunan tetap nyaman dan tidak mengganggu aktivitas.
3. Tahan Karat dan Anti Korosi
Material UPVC tidak mengandung logam, sehingga tidak berkarat meskipun digunakan di daerah lembap atau pesisir. Keunggulan ini sangat cocok untuk wilayah dengan kadar udara laut tinggi dan curah hujan yang sering.
4. Ringan tapi Tetap Kuat
Atap UPVC EcoRoof Double Layer memiliki bobot yang ringan, sehingga tidak membebani struktur bangunan. Meski ringan, kekuatannya tetap terjaga dan mampu menahan angin kencang serta hujan deras.
5. Tahan Lama dan Minim Perawatan
Atap ini dikenal memiliki usia pakai panjang. Permukaannya tidak mudah lapuk, retak, atau berjamur, sehingga perawatannya lebih mudah dan tidak membutuhkan biaya tambahan dalam jangka panjang.
6. Ramah Lingkungan
Bahan UPVC dapat didaur ulang dan tidak mengandung zat berbahaya seperti asbes. Hal ini menjadikan atap EcoRoof Double Layer sebagai pilihan yang lebih aman dan ramah lingkungan untuk hunian modern.
7. Tampilan Lebih Rapi dan Modern
Atap UPVC EcoRoof Double Layer hadir dengan desain yang bersih dan modern, cocok untuk berbagai konsep bangunan, baik rumah tinggal, ruko, gudang, maupun bangunan komersial lainnya.
8. Tahan Terhadap Jamur dan Rayap
Material UPVC tidak disukai jamur maupun rayap. Keunggulan ini sangat penting untuk menjaga kualitas atap tetap prima, terutama di daerah dengan tingkat kelembapan tinggi.
Mengapa Atap UPVC EcoRoof Cocok untuk Kota Mamuju?

Kota Mamuju memiliki karakter iklim tropis dengan suhu udara yang cenderung panas, curah hujan cukup tinggi, serta kelembapan yang relatif besar karena berada di wilayah pesisir. Kondisi ini membuat pemilihan material atap tidak bisa sembarangan. Salah satu solusi yang paling sesuai adalah Atap UPVC EcoRoof. Berikut alasan utamanya:
1. Mampu Menahan Panas Matahari
Cuaca panas di Kota Mamuju sering membuat suhu di dalam rumah meningkat. Atap UPVC EcoRoof memiliki kemampuan isolasi panas yang baik, sehingga panas dari sinar matahari tidak langsung masuk ke dalam bangunan. Hasilnya, ruangan terasa lebih sejuk dan nyaman sepanjang hari.
2. Tahan Terhadap Hujan Lebat
Curah hujan yang cukup tinggi membutuhkan atap yang kuat dan tidak mudah bocor. Atap UPVC EcoRoof dirancang dengan sistem sambungan yang rapat, sehingga mampu mengalirkan air hujan dengan baik tanpa rembesan, bahkan saat hujan deras.
3. Anti Karat untuk Lingkungan Pesisir
Udara di Kota Mamuju mengandung kadar garam yang cukup tinggi. Atap berbahan logam berisiko mengalami korosi dalam waktu singkat. Berbeda dengan itu, material UPVC tidak berkarat, sehingga jauh lebih tahan lama untuk digunakan di wilayah pesisir.
4. Tahan Lembap dan Anti Jamur
Kelembapan tinggi sering memicu pertumbuhan jamur dan lumut pada atap. Atap UPVC EcoRoof memiliki permukaan yang tidak menyerap air, sehingga lebih tahan terhadap jamur dan tidak mudah berlumut.
5. Ringan dan Aman untuk Struktur Bangunan
Banyak bangunan di Kota Mamuju menggunakan struktur ringan hingga menengah. Bobot atap UPVC EcoRoof yang ringan membantu mengurangi beban rangka bangunan, sekaligus memudahkan proses pemasangan.
6. Redam Suara Hujan Lebih Baik
Hujan deras sering menimbulkan suara bising pada atap konvensional. Dengan desain khusus, atap UPVC EcoRoof mampu meredam suara hujan, sehingga aktivitas di dalam rumah tetap nyaman tanpa gangguan.
7. Tahan Lama dan Minim Perawatan
Cuaca ekstrem dapat mempercepat kerusakan atap. Atap UPVC EcoRoof dikenal awet dan tidak membutuhkan perawatan rumit. Hal ini sangat menguntungkan bagi masyarakat Kota Mamuju yang menginginkan solusi atap jangka panjang.
8. Cocok untuk Berbagai Jenis Bangunan
Mulai dari rumah tinggal, ruko, gudang, hingga bangunan komersial, atap UPVC EcoRoof dapat digunakan dengan hasil yang optimal. Desainnya yang modern juga mendukung tampilan bangunan agar terlihat lebih rapi dan menarik.
Ukuran Atap UPVC EcoRoof Double Layer Kota Mamuju

Sebelum memilih atap untuk bangunan di Kota Mamuju, mengetahui ukuran atap UPVC EcoRoof Double Layer menjadi hal penting. Ukuran yang tepat akan memudahkan proses pemasangan, mengurangi sambungan, serta membuat hasil akhir lebih rapi dan tahan lama. Atap ini tersedia dalam ukuran standar yang fleksibel untuk berbagai jenis bangunan.
1. Lebar Atap UPVC EcoRoof
Atap UPVC EcoRoof Double Layer umumnya memiliki lebar sekitar 860 mm hingga 880 mm setelah dipasang. Lebar ini sudah memperhitungkan sistem overlap atau tumpang tindih antar lembar agar atap tetap rapat dan tidak mudah bocor.
Lebar tersebut cocok digunakan untuk:
- Rumah tinggal
- Teras dan kanopi
- Ruko
- Gudang kecil hingga menengah
Dengan lebar yang ideal, pemasangan atap menjadi lebih efisien dan tampilan atap terlihat lebih rapi.
2. Panjang Atap yang Tersedia
Untuk menyesuaikan kebutuhan bangunan di Kota Mamuju, atap UPVC EcoRoof Double Layer tersedia dalam beberapa pilihan panjang, antara lain:
- 3 meter
- 4 meter
- 5 meter
- 6 meter
Pilihan panjang ini memungkinkan pengguna memilih lembaran atap yang paling sesuai dengan desain dan kemiringan atap bangunan. Menggunakan lembaran yang lebih panjang juga membantu mengurangi jumlah sambungan, sehingga risiko kebocoran dapat diminimalkan.
3. Ketebalan Atap Double Layer
Tidak hanya itu, etebalan atap UPVC EcoRoof Double Layer umumnya berada di kisaran 10 mm hingga 12 mm. Ketebalan ini dirancang untuk memberikan kekuatan ekstra sekaligus meningkatkan kemampuan meredam panas dan suara.
Dengan ketebalan tersebut, atap mampu:
-
Menahan hujan deras
-
Menghadapi angin kencang
-
Mengurangi panas matahari
-
Meredam suara hujan yang berisik
4. Jarak Reng yang Disarankan
Agar atap berfungsi optimal, jarak reng atau gording yang dianjurkan berkisar antara 1 meter hingga 1,2 meter. Jarak ini membantu menopang atap dengan baik dan menjaga kestabilannya dalam jangka panjang, terutama di daerah dengan cuaca ekstrem.
5. Fleksibel untuk Berbagai Bangunan
Dengan variasi ukuran lebar, panjang, dan ketebalan, atap UPVC EcoRoof Double Layer sangat fleksibel digunakan untuk berbagai kebutuhan bangunan di Kota Mamuju, mulai dari hunian pribadi hingga bangunan usaha.
Pemasangan atap yang tepat dan aman sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional. Oleh karena itu, jika Anda membutuhkan jasa tukang bangunan untuk membantu proses pemasangan agar hasilnya rapi dan maksimal, silakan hubungi kami melalui WhatsApp pada nomor berikut.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, atap UPVC EcoRoof Double Layer merupakan solusi ideal untuk hunian di wilayah tropis. Dengan memahami Ukuran Atap UPVC Double Mamuju, Anda dapat menyesuaikan pilihan atap dengan kebutuhan bangunan.
Jika Anda ingin pemasangan atap yang rapi dan tahan lama, gunakan Jasa Tukang Bangunan kami yang profesional










