Cara Plester Dinding – Banyak pemilik rumah atau bangunan ingin membuat dinding tampak rapi tanpa harus memanggil tukang.
Oleh karena itu bisa mempelajari cara plester dinding dengan mudah dan praktis meskipun belum pernah mencobanya sebelumnya.
Selain menghemat biaya, melakukan sendiri juga memberi kepuasan tersendiri. Dengan langkah yang tepat, sebenarnya bisa mendapatkan hasil profesional meski mengerjakannya sendiri.
Seringkali dinding rumah terlihat bergelombang atau retak setelah beberapa tahun. Kondisi ini membuat tampilan dindingnya jadi kurang menarik dan terasa tidak nyaman.
Perbaikan yang ditunda justru bisa membuat masalah semakin parah. Dengan memahami teknik plester yang benar, maka bisa meratakan dindingnya secara efisien.
Melalui artikel kali ini akan menjelaskan cara mudah dalam memplester dindingnya. Jadi, untuk selengkapnya simak artikel berikut ini.
Cara Mudah Plester Dinding yang Rata Tanpa Tukang

Membuat dinding terlihat rapi adalah salah satu langkah penting untuk mempercantik hunian. Banyak orang mengira pekerjaan ini harus melakukannya oleh tukang profesional.
Akan tetapi sebenarnya dengan teknik yang tepat, bisa melakukannya sendiri. Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa cara mudah dalam plester dinding yang rata tanpa tukang yaitu:
1. Bersihkan Permukaan Dinding
Yang pertama harus membersihkan dinding dari debu, kotoran, dan cat lama yang mengelupas. Selanjutnya, gunakan sikat kawat atau kain basah untuk memastikan permukaan bersih.
2. Basahi Dinding Sebelum Plester
Perlu menyemprotkan air ke seluruh permukaan dinding. Hal ini penting agar adukan plester tidak cepat kering saat mengaplikasikannya.
Dinding yang lembap membantu plester menempel lebih baik dan mengurangi risiko retak.
3. Siapkan Adukan Plester yang Tepat
Campur semen dan pasir halus dengan perbandingan yang sesuai. Selanjutnya tambahkan air sedikit demi sedikit sampai adukan mencapai konsistensi kental tapi mudah mengolesnya.
4. Oleskan Adukan ke Dinding
Gunakan cetok untuk mengaplikasikan adukan ke dinding secara merata. Selanjutnya tarik adukan dari bawah ke atas dengan tekanan stabil.
5. Ratakan Permukaan dengan Jidar
Bisa menggunakan jidar untuk menarik adukan sehingga rata. Lalu tarik dari atas ke bawah atau sebaliknya dengan gerakan konsisten.
6. Isi Bagian yang Cekung atau Rendah
Coba periksa seluruh permukaan dinding. Jika ada bagian yang cekung, maka Anda bisa tambahkan adukan secukupnya. Selanjutnya ratakan lagi dengan jidar atau cetok.
7. Haluskan Permukaan Dinding
Gunakan roskam spons atau kape basah untuk menghaluskan plester. Lalu gerakkan dengan arah memutar secara merata.
8. Biarkan Dinding Mengering dengan Alami
Coba buka ventilasi atau gunakan kipas angin untuk sirkulasi udara. Selanjutnya hindari sinar matahari langsung agar adukan tidak retak. Pengeringan alami membuat plester lebih kuat dan tahan lama.
Berbagai Penyebab Plester Dinding yang Tidak Rata

Plester dinding yang rata menjadi kunci utama tampilan rumah maupun bangunan terlihat rapi dan profesional.
Banyak orang yang mencoba cara plester dinding sendiri namun hasilnya kurang memuaskan. Permukaan bergelombang atau tidak rata sering terjadi.
Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa penyebab plesteran dinding yang tidak rata yaitu:
1. Adukan Terlalu Cair
Jika adukan plester terlalu encer, adukan mudah turun dan menempel tidak merata. Selanjutnya permukaan dinding akan bergelombang.
2. Adukan Terlalu Tebal atau Kental
Adukan yang terlalu kental membuat sulit dalam meratakannya. Akibatnya beberapa bagian menonjol sementara yang lain lebih rendah.
Hal ini menyebabkan dinding tampak tidak seimbang dan teksturnya kasar.
3. Tekanan Jidar Tidak Konsisten
Menarik jidar dengan tekanan yang berbeda-beda membuat permukaan bergelombang. Selanjutnya bagian yang tertekan kuat akan lebih rendah daripada bagian yang ditekan ringan.
4. Permukaan Dinding Tidak Bersih
Jika dinding masih ada debu, minyak, atau cat lama, plester akan sulit menempel. Selanjutnya adukan mudah terkelupas atau menimbulkan bintik tidak rata.
5. Pemilihan Pasir yang Tidak Halus
Pasir kasar atau tidak diayak bisa menyebabkan tekstur plester tidak rata. Selanjutnya permukaan akan terasa kasar dan sulit dalam menghaluskannya.
6. Waktu Pengerjaan Terlalu Lama
Mengerjakan area luas dengan jeda lama menyebabkan kelembapan adukan berubah. Selanjutnya bagian yang sudah kering akan berbeda dengan bagian yang baru dioles, sehingga hasilnya tidak rata.
7. Kurang Membasahi Dinding Sebelum Plester
Dinding kering menyerap air terlalu cepat dari adukan. Akibatnya plester cepat mengering sebelum bisa meratakannya. Hal ini membuat permukaan tidak halus dan mudah retak.
8. Menambal Bagian Tertentu Tanpa Perataan Sekitar
Menutup bagian cekung atau retak tanpa meratakan area sekitarnya menyebabkan perbedaan tinggi permukaan. Selanjutnya terlihat jelas bagian yang tidak sejajar.
Ratakan seluruh permukaan sebelum penghalusan akhir.
Jenis-Jenis Plester Dinding yang Tepat

Perlu memahami jenis plester sebelum mulai mengerjakan dinding. Pengetahuan ini membantu Anda memilih bahan yang sesuai kebutuhan.
Selain itu juga bisa menyesuaikan tekstur, kekuatan, serta hasil akhir dinding. Berikut ini ada beberapa jenis plesteran dinding yang tepat yaitu:
1. Plester Semen Standar
Bisa memakai campuran semen dan pasir halus. Selanjutnya gunakan untuk dinding bata dan beton. Jenis ini memberi daya rekat baik, permukaan juga menjadi lebih kuat.
2. Plester Pasir Ayak
Bisa memakai pasir yang sudah mengayaknya. Selanjutnya tekstur menjadi lebih halus. Jenis ini memudahkan tahap penghalusan sebelum acian.
3. Plester Acian Tipis
Bisa juga pakai setelah plester kasar. Selanjutnya lapisan ini memberi hasil sangat halus. Jenis ini membuat dinding siap untuk pengecatan, cukup mengoleskan tipis saja.
4. Mortar Instan
Jenis yang satu ini bisa beli dalam bentuk kemasan. Selanjutnya cukup menambah air, maka campuran sudah stabil.
5. Plester Kedap Air
Anda bisa memakainya pada area lembap seperti kamar mandi. Selanjutnya lapisan ini menahan rembesan, dinding menjadi lebih aman dari air.
6. Plester Serat
Bisa memakai plester dengan tambahan serat. Selanjutnya jenis serat membantu menahan retak rambut. Jenis ini cocok untuk area yang sering berubah suhu.
Penutup
Sebenarnya bisa saja membuat dinding rata tanpa tukang. Cukup mengikuti langkah yang terstruktur, bisa memulai dari persiapan permukaan.
Namun, alangkah lebih baik jika pengerjaannya dilakukan oleh tenaga profesional. Sekarang ini tersedia informasi menarik mengenai jasa tukang bangunan yang profesional dan berkualitas tinggi.
Untuk selengkapnya bisa tanya-tanya atau konsultasi melalui Whatsapp berikut ini.










