Fungsi Jidar untuk Plesteran Dinding

fungsi_jidar_untuk_plesteran_dinding_1x

Fungsi Jidar – Permukaan dinding yang bergelombang atau memiliki ketebalan plester tidak rata dapat membuat proses finishing menjadi lebih sulit. Salah satu alat sederhana yang banyak digunakan untuk membantu mendapatkan permukaan plesteran yang rata adalah jidar.

Alat ini digunakan untuk meratakan dan mengecek permukaan plester setelah adukan diaplikasikan pada dinding. Agar hasilnya maksimal, pentingnya untuk memahami jenis jidar, fungsi dalam proses plesteran, serta teknik penggunaannya. Berikut ini penjelasan lengkap yang dapat menjadi panduan sebelum melakukan pekerjaan plesteran dinding.

Jenis Jidar dan Kegunaannya untuk Plesteran Dinding

jenis_jidar_dan_kegunaannya_untuk_plesteran_dinding_1x

jenis_jidar_dan_kegunaannya_untuk_plesteran_dinding_1x

Jidar tersedia dalam beberapa bentuk dan material. Pemilihannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan, luas bidang dinding, serta tingkat presisi yang ingin dicapai.

1. Jidar Aluminium

Jidar aluminium menjadi salah satu jenis yang banyak digunakan untuk pekerjaan plesteran. Material yang ringan sehingga relatif mudah digunakan dalam pekerjaan yang membutuhkan gerakan berulang. Permukaan jidar yang lurus membantu meratakan adukan sekaligus mengecek apakah terdapat bagian dinding yang terlalu menonjol atau terlalu cekung.

2. Jidar Kayu

Jidar kayu merupakan jenis konvensional yang masih dapat digunakan untuk pekerjaan plesteran. Keunggulannya adalah mudah dibuat dan dapat disesuaikan dengan ukuran tertentu. Namun, jidar kayu harus dipastikan benar-benar lurus agar tidak menghasilkan permukaan plester yang bergelombang.

3. Jidar Baja

Jidar berbahan baja memiliki karakteristik lebih kokoh dan dapat digunakan untuk pekerjaan konstruksi yang membutuhkan alat dengan ketahanan tinggi. Bobotnya dapat lebih berat dibandingkan aluminium sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan kemampuan pekerja dan kondisi pekerjaan.

4. Jidar Berbagai Ukuran

Panjang jidar dapat berbeda-beda sesuai kebutuhan. Jidar yang lebih panjang cocok digunakan untuk bidang dinding yang luas karena dapat meratakan area lebih banyak dalam satu tarikan. Sementara itu, jidar yang lebih pendek lebih mudah digunakan pada sudut dan area sempit.

5. Jidar Tepian Presisi

Selain material dan panjang, kondisi tepian jidar juga penting. Tepian yang lurus dan tidak bengkok membantu proses perataan menjadi lebih akurat. Sebelum digunakan, periksa kondisi jidar untuk memastikan tidak terdapat bagian yang melengkung atau rusak.

Fungsi Jidar untuk Plesteran Dinding Perlu Diketahui

fungsi_jidar_untuk_plesteran_dinding_perlu_diketahui_1x

fungsi_jidar_untuk_plesteran_dinding_perlu_diketahui_1x

Penggunaannya memiliki beberapa fungsi penting dalam menghasilkan plesteran yang berkualitas.

1. Bisa Meratakan Adukan Plester

Fungsi utama jidar adalah meratakan adukan semen pada bidang dinding. Setelah adukan ditempelkan, jidar digerakkan pada permukaan untuk mengurangi bagian yang terlalu tebal dan mengisi area yang masih kurang.

2. Menentukan Ketebalan Plester

Jidar membantu pekerja menjaga ketebalan plester agar lebih konsisten. Ketebalan yang tidak merata dapat menyebabkan permukaan bergelombang dan membuat kebutuhan material menjadi lebih sulit diperkirakan.

3. Memastikan Kerataan Dinding

Jidar juga dapat digunakan sebagai alat pemeriksaan. Dengan menempelkan jidar pada permukaan, bagian yang terlalu cekung atau menonjol dapat terlihat dengan lebih mudah. Koreksi dapat dilakukan sebelum plester benar-benar mengeras.

4. Untuk Membentuk Sudut Rapi

Pada area tertentu, jidar dapat membantu menghasilkan garis dan bidang yang lebih lurus. Hal ini penting terutama pada pertemuan dinding, sudut ruangan, maupun bidang yang nantinya akan dilapisi keramik atau material finishing lainnya.

5. Dapat Mempercepat Pekerjaan

Penggunaan jidar memungkinkan pekerja meratakan area yang cukup luas dalam satu gerakan. Dengan teknik yang benar, pekerjaan menjadi lebih efisien dibandingkan hanya mengandalkan roskam atau alat kecil untuk meratakan permukaan.

6. Mempermudah Tahapan Akhir

Plesteran yang rata memudahkan pekerjaan selanjutnya, seperti acian, pengecatan, atau pemasangan lapisan penutup. Semakin baik permukaan dasar yang dihasilkan, semakin mudah pula mendapatkan hasil akhir yang rapi.

Cara Menggunakan Jidar agar Plesteran Dinding Rata

cara_menggunakan_jidar_agar_plesteran_dinding_rata_1x

cara_menggunakan_jidar_agar_plesteran_dinding_rata_1x

Penggunaan jidar membutuhkan teknik yang tepat, di antaranya sebagai berikut.

1. Bersihkan Permukaan Dinding

Sebelum plesteran dimulai, bersihkan permukaan dinding dari debu, kotoran, dan material yang dapat mengganggu daya rekat. Pastikan permukaan juga telah dipersiapkan sesuai jenis material dinding yang digunakan.

2. Menentukan Ketebalan Plester

Buat acuan ketebalan menggunakan titik atau jalur panduan pada beberapa bagian dinding. Acuan ini  membantu menentukan seberapa tebal adukan yang harus diaplikasikan pada seluruh bidang.

3. Aplikasikan Adukan Bertahap

Tempelkan adukan semen pada dinding secara merata. Jangan langsung memberikan lapisan yang terlalu tebal dalam satu tahap jika kondisi dan metode pekerjaan tidak memungkinkan. Ikuti teknik serta spesifikasi adukan yang digunakan.

4. Tarik Jidar dari Bawah ke Atas

Tempelkan jidar pada permukaan dan gerakkan secara perlahan dari bawah menuju atas. Lakukan dengan tekanan yang cukup untuk meratakan adukan, tetapi jangan terlalu kuat karena dapat mengikis terlalu banyak material.

5. Menggerakan Jidar Menyilang

Setelah tarikan pertama, lakukan gerakan dari arah berbeda untuk menemukan bagian yang masih cekung atau menonjol. Tambahkan adukan pada bagian yang kurang, kemudian ratakan kembali menggunakan jidar.

6. Memeriksa Kerataan Permukaan

Gunakan jidar atau alat ukur kerataan untuk mengecek hasil pekerjaan. Perbaiki bagian yang belum rata sebelum adukan mengeras. Pemeriksaan pada tahap ini jauh lebih mudah dibandingkan memperbaiki permukaan setelah plester benar-benar kering.

7. Bersihkan Jidar Secara Berkala

Sisa adukan yang mengering pada tepian jidar dapat mengganggu hasil perataan. Bersihkan alat secara berkala agar tepian tetap bersih dan lurus selama digunakan.

Baca Juga: Bahaya Besi Tulangan Berkarat dan Cara Pencegahannya

Apabila kamu membutuhkan jasa tukang bangunan untuk renovasi rumah kamu bisa langsung hubungi dengan cara klik link dibawah ini!

Kesimpulan

Jidar memiliki fungsi penting dalam pekerjaan plesteran dinding, terutama untuk meratakan adukan, menjaga ketebalan, memeriksa kerataan, dan membantu menghasilkan permukaan yang siap untuk finishing. Pemilihan jenis serta ukuran jidar harus disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan.